ORHIBA SINGARAJA
WE THANK YOU FOR VISITING OUR WEBSITE, for further information please send you email to gedesupra@gmail.com


ORHIBA adalah satu-satunya olah raga badan yang sangat sederhana namun sangat bermanfaat untuk kesehatan jiwa dan raga, bahkan penuh dengan keajaiban yang terkadang sangat sulit dipikirkan secara akal sehat tetapi sudah begitu banyak bukti kesembuhan total yang didapatkan warga ORHIBA, diantaranya penderita sakit jantung, kencing manis, stroek, kanker, tumor, HIV/AIDS, darah tinggi, darah rendah, asma, sulit tidur, sulit punya keturunan, maag, lever, saraf, alergi, termasuk warga yang sakit tanpa terdeksi oleh Dokter (non medis). Dengan melakukan ORHIBA minimal 3x setiap hari maka tubuh akan terasa di-charge kembali sehabis capek bekerja ataupun melakukan aktifitas yang sudah mengeluarkan energy tubuh kita.

ORHIBA is the only body exercise that is very simple but very useful for the health of body and soul, even full of wonders that are sometimes very difficult to think in common sense but it is so much evidence obtained complete recovery ORHIBA citizens, including people with heart disease, diabetes, stroek, HIV / AIDS, high tention, lower tention, cancer, asthma, difficulty sleeping, ulcers, liver, nerves, allergies, including non medical diseases. By doing ORHIBA least 3 times per day then your body will feel better than before, and having good healthy everyday. We will feel like a battery that is after re-charged.


ORHIBA adalah merupakan olah raga tunggal dimana kita bisa menyatu dengan kekuatan Tuhan melalui zat biru alam semesta yang masuk lewat CAKRA dan PORI-PORI tubuh yang mana dengan kuasaNya maka zat-zat biru itu akan bekerja dengan sendirinya untuk menormalkan semua sel-sel atau bagian-bagian tubuh kita yang lemah atau sakit untuk kembali kepada haknya untuk hidup sebagai ciptaanNya yang paling sempurna. Oleh karenanya warga ORHIBA tidak perlu mengkonsumsi obat-obatan apapun karena pada umunya "obat hanya akan meracuni tubuh kita secara perlahan". Dalam ORHIBA tidak dikenal adanya batasan umur manusia sepanjang tetap melakukan ORHIBA dan meyakininya dengan sepenuh hati sebagai olah raga Tuhan yang tertinggi dan paling sempurna. Ingat bahwa ROH / JIWA kita akan meninggalkan badan kita hanya pada saat kita sudah tidak mencintai badan daging kita sebagai wadahNya, atau badan kita sudah rusak lalu kemudian mati, demikian seperti yang dikatakan oleh bapak Made Yastina - Ketua Litbang Yayasan ORHIBA Pusat - Jakarta.

ORHIBA adalah olahraga yang sangat mudah dan dapat dilakukan oleh siapa saja, tua, muda, anak-anak, di mana saja, kapan saja. Dapat dipraktekkan oleh orang yang sehat maupun yang menderita gangguan kesehatan.

Setiap orang yang sudah mampu melakukan ORHIBA dengan benar dan baik, boleh mengajarkan kepada orang lain, bahkan dianjurkan untuk mengajak keluarga, teman-teman maupun siapa saja untuk memanfaatkan olah raga “Hidup” ini. Barangsiapa melakukan ORHIBA secara teratur dan tekun akan dapat meningkatkan taraf kesehatan, menambah daya tahan tubuh dan membebaskan diri dari gangguan fisik dan mental, serta mendapat peluang untuk menikmati umur panjang dalam keadaan sehat.

Akhir kata kami berharap kepada semua masyarakat untuk tidak ragu-ragu ikut ORHIBA (Olah Raga Hidup Baru) mulai hari ini juga, buat apa kita menghamburkan uang untuk sebuah olah raga hidup lama yang belum tentu menyehatkan, bahkan terkadang sangat beresiko dan melelahkan (membuat tubuh menjadi capek) ??

Terima kasih,

Salam HIDUP



ORHIBA ADALAH MERUPAKAN SATU-SATUNYA OLAHRAGA DARI TUHAN UNTUK MENYEMPURNAKAN BADAN JASMANI YANG MERUPAKAN CIPTAAN TUHAN YANG PALING SEMPURNA & MULIA.

Senin, 06 Oktober 2014

Saraf kejepit akhirnya sembuh dengan ORHIBA.

Ketut Purna dari Desa Kekeran - Kec. Busungbiu - Kec/Kab. Buleleng, sangat tersiksa hidupnya manakala saraf punggungnya divonis oleh dokter mengalami saraf kejepit sehingga disarankan untuk melakukan operasi, rasa sakit yang dideritanya sangat menyengat sampai-sampai tidak bisa jalan tegak (jalan membungkuk menahan sakit), namun oleh seorang temannya disarankan untuk ikut orhiba, alhasil rasa sakit yg dideritanya berangsur hilang, dan beliau bisa berjalan normal kembali. (Minggu, 25-Des-2013)

Kamis, 25 September 2014

Badan Daging Manusia adalah Ciptaan Yang Paling Mulia & Sangat Ajaib.

Organ tubuh manusia adalah merupakan satu kesatuan yang mana saling terkait satu sama lainnya, jika satu organ saja mengalami gangguan maka akan mengakibatkan organ yang lainnya pun ikut merasakan dampaknya.  Ilmu kedoteran yang sudah berabad-abad dipelajari ternyata belum dapat mengungkapkan seluruh misteri organ tubuh manusia, ilmu kedokteran hanya mampu melakukan pengobatan atau penyembuhan pada organ tubuh yang rusak/sakit saja walaupun terkadang justru dapat berdampak pada munculnya kerusakan organ tubuh yang lainnya cepat atau lambat.

Lalu bagaimanakah dengan orhiba??? Dari sekian banyak kesaksian-kesaksian warga yang sembuh dari sakit yg terkadang sudah divonis ataupun ditolak oleh dokter seperti STROKE, KANKER, TUMOR, GAGAL GINJAL, dll. ternyata orhiba mampu menolong.

Apakah ini keyakinan??? Asalkan mau mencoba untuk melakukannya terlebih dahulu maka terkadang keyakinan pun akan timbul perlahan seiring manfaat yg dirasakan. Dan kemudian keyakinan itupun akan bertumbuh dan terus bertumbuh seiring dengan pertumbuhan badan daging menuju kwalitas yang lebih baik.  Begitulah Tuhan telah memberikan jalan untuk menyempurnakan badan jasmani kita melalui orhiba sehingga dapat menyehatkan jiwa dan raga.

Selasa, 23 September 2014

Tak ada yang tidak mungkin jika kita telah memilih dijalan Tuhan YME, walaupun telah positif HIV/AIDS sekalipun.

Photo: dialah Komang Wiwik panggilannya sehari-hari, setelah suaminya meninggal karena terinfeksi HIV/AID, hidupnya mulai goyah tidak bersemangat dan senantiasa bepikir kematiannya terasa begitu dekat, karena dokter telah menyatakan positif juga, namun semenjak ikut orhiba beberapa bulan semangat hidupnya bangkit lagi, tenaganya tidak lemah lagi, dan dapat bekerja menghidupi anaknya yg masih kecil demi melanjutkan perjuangan hidupnya. demikian kesaksian beliau kemarin di taman kota singaraja, semoga Tuhan YME memberkatinya umur panjang.Dialah Komang Wiwik panggilannya sehari-hari, setelah suaminya meninggal karena terinfeksi HIV/AID, hidupnya mulai goyah tidak bersemangat dan senantiasa bepikir kematiannya terasa begitu dekat, karena dokter telah menyatakan positif juga, namun semenjak ikut orhiba beberapa bulan semangat hidupnya bangkit lagi, tenaganya tidak lemah lagi, dan dapat bekerja menghidupi tiga orang anaknya yg masih kecil demi melanjutkan perjuangan hidupnya. Demikian kesaksian beliau kemarin di taman kota singaraja Jumat, 08-Agutsus-2014. Kini beliau selalu aktif dalam setiap pertemuan orhiba yang dilakukan di kecamatan Buleleng bersama para seniornya untuk menyebarkan dan menjalankan tugas asih sesama hidup. Semoga Tuhan YME memberkatinya umur panjang.

Bukan hanya roh dan jiwa yg harus disempurnakan, tapi badan daging juga punya hak yg sama.

Untuk menjadi Manusia eksitensinya sangat ditentukan oleh adanya Badan Daging. Tatkala Badan Daging sudah rusak, roh/jiwa tidak dapat lagi mendiaminya, dan manusia dikatakan mati. Badan Daging yang tidak hidup, merupakan alat bagi roh dan jiwa demi roh dan jiwa mewujudkan keinginannya, serta dapat bertumbuh kearah kesempurnaannya. Berkat jasa badanlah roh/jiwa dapat mengejawantahkan kehendaknya dan dapat tumbuh makin sempurna. Dengan ORHIBA kita disadarkan bahwa Badan Daging itu Ciptaan Hidup dari Tuhan Yang Maha Esa. 


Kalau Badan Daging rusak, tidak mungkinlah Badan Daging itu direstorasi kembali seperti sebelumnya. Oleh karena itulah Badan Daging perlu dipelihara untuk tidak cepat rusak. Dengan demikian umur dapat diperpanjang untuk memberi kesempatan roh/jiwa menyempurnakan dirinya. Untuk itu haruslah ditumbuhkan perasaan dan pikiran untuk menyayangi Badan Daging, mengasihinya agar Badan Daging itu dapat Hidup menurut kehendak dari Hyang Penciptanya (Tuhan Yang Maha Esa). Itu harus dijalankan dengan sepenuh hati, sungguh-sungguh, sehingga tidak sekedar mengasihi, tetapi dapat mencapai kasih yang mendalam.

Minggu, 27 April 2014

Terbebas dari ketergantungan obat Diabetes, berkat setia melakukan Orhiba.


Terbebas dari ketergantungan obat diabetes berkat melakukan orhiba secara rutin 5kali sehari, dan kesehatannya sudah normal kembali, demikian kesaksian Bpk. Nyoman Suardipa pensiunan Disperindag 2012 ini yg tinggal di Banyuasri Singaraja, yg mana telah berorhiba lebih dari 2th. (Kesaksian:  Minggu, 27-April-2014)

Operasi batu ginjal tidak jadi, dan akhirnya dapat sehat kembali berkat ORHIBA.

Adalah Gede Kondra 43th, dari desa Penglatan, kec. Buleleng, dimana setelah kesana kemari berobat ke dukun dan dokter spesialis, bahkan oleh RSUP Sanglah diputuskan dokter untuk operasi pengangkatan ginjal karena batu ginjal yg terlalu banyak, namun berkat Orhiba selama 6bln, akhirnya sakit yg dikeluhkan berangsur hilang, dan beliau telah berorhiba tiga tahun sampai saat ini. (Kesaksian:  Minggu, 27 Apr 2014)

Senin, 12 Agustus 2013

Ketut Parwijaya akhirnya sembuh dari sakit LEVER berkat ORHIBA.

Ketut Parwijaya dari desa Munduk - Singaraja, akhirnya dapat sembuh normal kembali dari penyakit LEVER nya setelah berobat ke dokter dan paranormal kesana kemari, tetapi berkat orhiba selama 3bulan akhirnya penyakitnya berangsur sembuh, dan sampai saat ini telah ber-orhiba selama 4tahun. (kesaksian 08-Aug-2013, di Taman Kota Singaraja)